Sinergi Tiga Lembaga Gagalkan Peredaran 2,5 Ton Narkoba

Satuan tugas khususPOLRI bersama Dirjen Bea Cukai dan BNN berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika sebesar 2,5 Ton atau setara dengan Rp 1, 2 Triliunyang berjenis Methamphetamine atau sabu dari jaringan Internasional hasil penangkapan hingga bulan April 2021.

JAKARTA, Niteni.id - Satuan tugas khusus POLRI bersama Dirjen Bea Cukai dan BNN berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika sebesar 2,5 Ton atau setara dengan Rp 1, 2 Triliun yang berjenis Methamphetamine atau sabu dari jaringan Internasional hasil penangkapan hingga bulan April 2021.

Dalam konperensi pers yang digelar di MABES POLRI pada rabu 28 april 2021 Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menjelaskan sebelum beredar di Indonesia  melalui negara Timur Tengah ke Malaysia baru kemudian diedarkan di Indonesia.

Proses penangkapan berhasil diamankan 18 orang tersangka dengan  17 orang warga negara Indonesia  1 orang WNA asal Nigeria dan 1 orang dilakukan tindakan tegas dan terukur dimana dari  18 orang tersangka  7 orang berperan sebagai pengendali dan masih berad di dalam penjara sebagai tahanan 8 orang transporter dan 3 orang sebagai pemesan.

“ Kita berhasil mengungkap penyelundupan kurang lebih 2,5 Ton narkoba jenis sabu dari Timur Tengah dan mengamankan 18 tersangka. 17 warga Negara Indonesia 1 orang dilakukan  tindakan tegas terukur, 1 WNA asal Nigeria. 7 orang sebagai jaringan pengendali, 8 orang  Trannporter 3 orang pemesan. Dilmana ada tersangka inisial MK, AW, AG, A, MI DAN AL yang merupakan terpidana di LAPAS dengan hukuman diatas 10 th dan hukuman mati serta masih menjadi pengendali narkoba internasional,” jelas Jendral Listyo

Pengagalan penyelundupan narkoba berawal dari 3 lokasi berbeda yaitu TKP pertama LAPAS di wilayah Aceh Besar seberat 1278 Kilogram,  TKP ke 2 di daerah Lorong Kemakmuran Aceh dengan narkoba seberat 1267 Kilogram. Sedangkan TKP terakhir di pertokoan Daan Mogot Jakarta Barat dengan total barang bukti narkoba seberat 2,5 ton yang sudah dibungkus dan siap diedarkan.

“ Terkait TKP penangkapan berawal dari TKP di Lapas Aceh Besar 1278 kg, TKP ke 2 seberat 1267 kg di Lorong Kemakmuran Aceh, TKP ketiga di pertokoan Daan Mogot Jakarta Barat. Barang bukti beberapa narkoba yang dibungkus dengan berbagai bentuk paket seberat 2,5 ton. Disamakan dengan masyarakat yang menjadi pengguna 10.1 juta jiwa masarakat yang  bisa kita selamatkan  dari bahaya narkoba," tambah Kapolri.

Keberhasilan pengungkapan penyelundupan besar narkoba jaringan internasional ini telah berhasil menyelamatkan 10,1 juta rakyat indonesia dari bahaya narkoba dan program sinergi tiga lembaga negara POLRI, BNN dan Dirjen Bea dan Cukai menjadi salah satu capaian prestasi terbaik.

Penulis:

Baca Juga