Dua Buronan Kasus Korupsi Benih Lobster KKP Kenyerahkan Diri

Dua Buronan Tersangka Kasus Korupsi Ekspor Bayi Lobster Menyerahkan Diri

Jakarta, Niteni.id – Dua orang buronan kasus Operasi Tangkap Tangan yang melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Kamis siang (26/11/2020) menyerahkan diri ke KPK. Kedua orang tersebut Adreu Pribadi Misata  Staf Khusus KKP sebagai Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster pada Kementerian KP  dan Amiril Mukminin sebagai perantara uang panas dari tersangka Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito untuk disetor kepada Edhy sebesar 100 ribu dolar AS.

Andreu merupakan Kader PDI-P yang diangkat oleh Menteri Edhy sebagai Staf Khusus Menteri bulan Februari 2020. Dirinya diduga juga menikmati hasil uang korupsi sejumlah Rp 436 juta. "Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi menerima suap terkait perizinan tambak, usaha dan atau pegelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020," jelas Ali Fikri Plt Juru Bicara KPK.

Para tersangka penerima akan dijerat Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. Sedangkan untuk Suharjito o sebagai tersangka pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP

"Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik akan melakukan upaya paksa penahanan terhadap kedua tersangka menyusul lima orang tersangka lainnya pasca penangkapan pada Rabu dini hari kemarin," ujar Ali Fikri.

Rencananya mereka semua akan Mereka ditahan di Rutan Cabang KPK di Gedung Merah Putih KPK selama 20 hari pertama sejak 25 November 2020 sampai 14 Desember 2020.

Penulis:

Baca Juga