Bima Arya Akan Bersaksi di Sidang Rizieq dalam Kasus RS Ummi

Bogor, Niteni.id - Wali Kota Bogor Bima Arya akan hadir memberi kesaksian dalam persidangan Rizieq Syihab terkait kasus dugaan menghalang-halangi tugas Satgas dan tes Covid-19 swab palsu Rizieq Syihab di RS Ummi Bogor. Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dijadwalkan Rabu (14/3/21). Bima akan bersaksi bersama empat orang lainya.

"Surat pemanggilannya belum saya terima sampai hari ini. Intinya siap, bila diminta, tentunya saya akan hadir," kata Bima, di sela apel Operasi Kurma di Zeni, Kota Bogor, Senin (12/4/21).

Dia mengatakan, upaya yang telah dilakukan Satgas Covid-19 Bogor selama 5 hari Rizieq dirawat di RS Ummi sudah sesuai ketentuan, terukur, dan dengan kewenangannya.

Bima menyebut tidak ingin berpolemik di media. Dia akan beberkan apa yang menjadi tugas dan kewenangan pimpinan daerah dalam pencegahan Covid-19. Ia pun akan meletakkan semunya dalam konteks hukum. "Kalau nanti diminta memperkuat apa yang disaksikan, saya bisa tunjukkan mulai dari chat WA, video, surat dan semuanya," tambah Bima.

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Khadwanto dalam sidang lanjutan Rabu 4 April 2021 memerintahkan Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi terkait kasus tersebut. "Sidang akan dilanjutkan pada Rabu 14 April pekan depan. Tolong Jaksa Penuntut Umum (JPU) mempersiapkan saksi-saksinya," tegas Hakim.

Baca Juga Kejagung Telusuri Pembuat Video Jaksa Terima Suap Perkara Rizieq Syihab

Adapun JPU mengaku siap menghadirkan saksi terkait kasus tes swab Rizieq Syihab yang dilakukan di RS Ummi, Bogor itu.

Perwakilan JPU pun menjawab siap menghadirkan lima saksi. Namun atas permintaan penasihat hukum untuk menyebut nama-nama saksi yang akan dihadirkan.

Sedangkan dalam kasus itu, JPU juga menjerat terdakwa lain selain Rizieq yakni menantunya yakni Muhammad Hanif Alatas dan Direktur Utama Rumah Sakit UMMI, Kota Bogor, Andi Tatat.

Andi Tatat dilaporkan Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/Polresta Bogor Kota tertanggal 28 November 2020 dan kemudian dijadikan tersangka kasus swab palsu Rizieq di RS Ummi Bogor karena dinilai menghalang-halangi upaya satgas melakukan swab test terhadap Rizieq.

Saat Satgas hendak melakukan tes swab, Rizieq sedang menjalani perawatan di RS Ummi Bogor.

Penulis:
Editor: Wijaya Kusnaryanto
Sumber: Antara

Baca Juga